• Breaking News

    Senin, 11 April 2016

    Keutamaan Berpuasa


    1. Puasa adalah jalan meraih taqwa

    Allah Ta'ala berfirman,

    "Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan bagi kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan pada orangorang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al Baqarah: 183). 

    Allah Ta'ala menyebutkan dalam ayat di atas mengenai hikmah disyari'atkan puasa yaitu agar kita bertakwa. Karena dalam puasa, kita mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. 

    Yang meliputi takwa dalam puasa adalah seorang muslim meninggalkan apa yang Allah haramkan saat itu yaitu makan, minum, hubungan intim sesama pasangan dan semacamnya. Padahal jiwa begitu terdorong untuk menikmatinya. Namun semua itu ditinggalkan karena ingin mendekatkan diri pada Allah dan mengharap pahala dari-Nya. Itulah yang disebut takwa.  

    Begitu pula orang yang berpuasa melatih dirinya untuk semakin dekat pada Allah. Ia mengekang hawa nafsunya padahal ia bisa saja menikmati berbagai macam kenikmatan. Ia tinggalkan itu semua karena ia tahu bahwa Allah selalu mengawasinya.  

    Begitu pula puasa semakin mengekang jalannya setan dalam saluran darah. Karena setan itu merasuki manusia pada saluran darahnya. Ketika puasa, saluran setan tersebut menyempit. Maksiatnya pun akhirnya berkurang.  

    Orang yang berpuasa pun semakin giat melakukan ketaatan, itulah umumnya yang terjadi. Ketaatan itu termasuk takwa.  

    Begitu pula ketika puasa, orang yang kaya akan merasakan lapar sebagaimana yang dirasakan fakir miskin. Ini pun bagian dari takwa. (Lihat penjelasan Syaikh As Sa'di dalam tafsir Al Karimir Rahman, hal.86)

    2. Puasa adalah penghalang dari siksa neraka

    Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    ”Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka.”
    ( HR. Ahmad 3: 396. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits tersebut shahih dilihat dari banyak jalan. )
     
    Dari Abu Sa'id radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
     
    "Barangsiapa melakukan puasa satu hari di jalan Allah (dalam melakukan ketaatan pada Allah), maka Allah akan menjauhkannya dari neraka sejauh perjalanan 70 tahun."
    ( HR. Bukhari no. 2840)

    3. Amalan puasa akan memberikan syafa'at di hari kiamat kelak

    Dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

    ”Puasa dan Al Qur’an itu akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Puasa akan berkata, ’Wahai Rabbku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafa’at kepadanya’. Dan Al Qur’an pula berkata, ’Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya.’ Beliau bersabda, ’Maka syafa’at keduanya diperkenankan.’"
    ( HR. Ahmad 2: 174. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 984)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Informasi dan Donasi

    Salurkan infaq terbaik anda dalam rangkaian progam dakwah islam di Masjid Qolbun Salim.

    Masjid Qolbun Salim
    Jl. Sunan Kalijaga Dalam 9, Malang
    SMS/Telp./WA: 0815 1529 3206

    Bank BCA KCP Batu
    0190551202
    a.n Saiful bahar, S.Si

    *Konfirmasi Melalui Nomor Center

    Lokasi